Baca Koran curupekspress Online - bacakorancurup.com

Agar Liburan Tak Terganggu, Ini Pentingnya Vaksinasi Anak Sebelum Traveling

ist Ilustrasi vaksin Rusia.--

BACAKORANCURUP.COM - Liburan akhir tahun selalu menjadi momen yang dinanti oleh banyak keluarga. Setelah rutinitas panjang sepanjang tahun, perjalanan liburan menjadi kesempatan berharga untuk beristirahat, menciptakan kenangan, dan mempererat hubungan orang tua dengan anak. Tiket perjalanan sudah dipesan sejak jauh hari, hotel dan transportasi disiapkan, sementara koper perlahan mulai diisi dengan berbagai perlengkapan. Di tengah antusiasme tersebut, ada satu aspek penting yang sering terlewatkan, yakni kesiapan kesehatan anak sebelum bepergian.

Padahal, perjalanan liburan terutama ke luar kota atau luar negeri membawa tantangan kesehatan tersendiri, khususnya bagi anak-anak. Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) mengingatkan para orang tua agar tidak hanya fokus pada kenyamanan perjalanan, tetapi juga memastikan anak telah mendapatkan perlindungan kesehatan yang optimal melalui imunisasi. Anak memiliki sistem kekebalan tubuh yang belum sekuat orang dewasa, sehingga lebih rentan terhadap paparan penyakit selama perjalanan.

BACA JUGA: Pengamanan Jalan Lintas Curup–Lubuklinggau Ditingkatkan

BACA JUGA:Hindari Aksi Pencuri ! Inilah Tips Melindungi Rumah Selama Kamu Berlibur

Risiko kesehatan saat bepergian tidak dapat dianggap remeh. Setiap daerah dan negara memiliki karakteristik lingkungan serta profil penyakit yang berbeda-beda. Perbedaan tersebut tidak hanya berkaitan dengan budaya atau iklim, tetapi juga mencakup jenis virus, bakteri, dan kuman yang menyebar di masyarakat setempat. Penyakit yang jarang ditemui di Indonesia bisa saja menjadi umum di negara tujuan liburan.

Selain itu, proses perjalanan itu sendiri dapat meningkatkan risiko penularan penyakit. Bandara, stasiun, pesawat, kapal, hingga tempat wisata merupakan ruang publik yang mempertemukan ribuan orang dari berbagai latar belakang dan negara. Kondisi ini menciptakan peluang besar terjadinya penyebaran penyakit menular. Anak-anak yang kelelahan akibat perjalanan jauh, perubahan pola tidur, dan perbedaan cuaca cenderung mengalami penurunan daya tahan tubuh, sehingga lebih mudah terserang infeksi.

Oleh karena itu, vaksinasi menjadi salah satu langkah pencegahan paling penting sebelum melakukan perjalanan. Langkah awal yang perlu dilakukan orang tua adalah memeriksa buku KIA atau catatan imunisasi anak. Pastikan seluruh imunisasi wajib telah diberikan sesuai jadwal, terutama vaksin dasar seperti campak dan polio yang hingga kini masih menjadi ancaman di berbagai belahan dunia. Jika terdapat imunisasi yang belum lengkap, orang tua disarankan segera berkonsultasi dengan dokter anak untuk menyesuaikan jadwal vaksinasi secara aman.

Selain imunisasi wajib, terdapat vaksin tambahan yang perlu dipertimbangkan sesuai dengan tujuan liburan. Vaksin influenza, misalnya, sangat dianjurkan bagi anak yang akan bepergian ke negara empat musim, terutama saat musim dingin. Penularan flu di iklim dingin dapat berlangsung lebih parah dan berisiko menimbulkan komplikasi yang serius pada anak.

BACA JUGA:Cuaca Ekstrem Mengintai Libur Nataru ! Ini Fenomena yang Harus Anda Waspadai

BACA JUGA:Mengapa Gen Z Lebih Suka Liburan Mendadak ? Ini Alasannya

Bagi keluarga yang berencana melakukan perjalanan ke Timur Tengah, termasuk untuk ibadah umrah, vaksin meningitis merupakan perlindungan penting. Penyakit ini menyerang selaput otak dan dapat berakibat fatal jika tidak dicegah. Sementara itu, untuk destinasi tropis di Asia seperti Thailand, Vietnam, atau negara Asia Tenggara lainnya, vaksin Japanese Encephalitis (JE) serta kewaspadaan terhadap demam berdarah perlu mendapat perhatian khusus, mengingat tingginya risiko penularan melalui gigitan nyamuk. Untuk perjalanan ke wilayah Afrika atau Amerika Latin, vaksin demam kuning bahkan sering menjadi syarat wajib masuk negara.

IDAI juga pentingnya perencanaan waktu vaksinasi. Vaksin sebaiknya tidak diberikan secara mendadak, misalnya hanya satu atau dua hari sebelum keberangkatan. Tubuh memerlukan waktu, umumnya sekitar dua minggu untuk membentuk antibodi secara optimal setelah vaksinasi. Oleh karena itu, masa menjelang liburan akhir tahun merupakan waktu yang tepat bagi orang tua untuk berkonsultasi dengan dokter anak dan menyusun rencana imunisasi sejak dini.

Untuk memastikan imunisasi anak lengkap dan sesuai dengan tujuan perjalanan, orang tua telah mengambil langkah pencegahan terbaik. 

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan