6 Teh Alami yang Dipercaya Bantu Cegah Flu dan Perkuat Imunitas
IST Ampas teh yang serba guna--
BACAKORANCURUP.COM - Menjaga daya tahan tubuh sangat penting, terutama saat cuaca tidak menentu atau ketika tubuh mulai terasa kurang fit. Salah satu langkah sederhana namun efektif yang dapat dilakukan adalah memastikan tubuh tetap terhidrasi dengan baik. Minum air putih dan teh tanpa kafein berperan besar dalam menjaga keseimbangan cairan tubuh, membantu proses pemulihan, serta mendukung kerja sistem kekebalan agar tetap optimal.
Teh dikenal sebagai minuman kaya manfaat karena mengandung polifenol, senyawa alami dari tumbuhan yang memiliki sifat antioksidan dan antiinflamasi. Senyawa ini dipercaya mampu membantu tubuh melawan infeksi virus sekaligus meredakan peradangan. Mengutip Health, berikut beberapa jenis teh yang dapat dijadikan pilihan untuk membantu menjaga kesehatan tubuh.
1. Teh Echinacea
Teh Echinacea berasal dari bunga Echinacea yang berwarna ungu dan tumbuh di wilayah timur Pegunungan Rocky. Tanaman ini mengandung alkamida, senyawa aktif yang berperan dalam meningkatkan respons sistem imun serta membantu melawan virus dan peradangan.
Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa teh Echinacea yang diseduh pada suhu sekitar 80°C memiliki kemampuan melawan virus dengan cukup efektif. Bahkan, jika dikonsumsi sejak awal munculnya gejala, manfaatnya dinilai setara dengan beberapa obat flu. Meski demikian, teh ini tidak dianjurkan bagi ibu hamil dan menyusui, orang yang memiliki riwayat alergi tertentu, serta mereka yang sedang mengonsumsi obat imunosupresan.
2. Teh Jahe
Jahe telah lama dikenal sebagai rempah dengan berbagai khasiat kesehatan. Kandungan utama dalam jahe, yaitu gingerol, memiliki potensi antivirus dan antiinflamasi. Beberapa penelitian menemukan bahwa konsumsi suplemen jahe dapat membantu menurunkan peradangan dan memberikan efek antioksidan yang mendukung pemulihan tubuh.
Meski manfaat jahe secara umum sudah banyak dibuktikan, efek langsung teh jahe terhadap pilek pada manusia masih memerlukan penelitian lanjutan. Namun, minuman hangat ini tetap menjadi pilihan populer karena mampu memberikan rasa nyaman dan membantu melegakan tenggorokan.
BACA JUGA:Tak Lagi Bebas Dijual, Ini Alasan Kuwait Membatasi Minuman Energi
BACA JUGA:Antisipasi Bencana Hidrometeorologi, Pemkab Rejang Lebong Galakkan Gerakan Tanam Pohon
3. Teh Elderberry
Teh elderberry dibuat dari buah elderberry yang kaya akan antosianin, yaitu antioksidan kuat yang membantu memperkuat sistem kekebalan dan memperlambat penyebaran virus dalam tubuh.
Sebuah studi pada tahun 2021 menunjukkan bahwa konsumsi suplemen elderberry dapat membantu mempersingkat durasi pilek. Meski demikian, perlu kehati-hatian dalam pengolahannya. Daun dan buah elderberry yang belum matang bersifat beracun, sehingga penting memastikan teh dibuat dari bagian bunga atau bahan elderberry yang telah diproses dengan aman.
4. Teh Lemon