5 Makanan Ini Diyakini Membawa Hoki di Tahun Baru
buah anggur segar-ist-
BACAKORANCURUP.COM - Setiap negara di dunia memiliki cara unik dalam menyambut datangnya tahun baru. Selain pesta kembang api dan tradisi berkumpul bersama keluarga, ada pula kebiasaan menyajikan makanan tertentu yang dipercaya membawa keberuntungan. Kepercayaan ini telah diwariskan secara turun-temurun dan masih dijalankan hingga kini sebagai simbol harapan akan kehidupan yang lebih baik di tahun yang akan datang.
Menariknya, makanan-makanan tersebut bukan sekadar hidangan biasa. Masing-masing memiliki makna filosofis yang berkaitan dengan kemakmuran, kesehatan, umur panjang, hingga kelimpahan rezeki. Penasaran apa saja makanan yang dipercaya membawa keberuntungan saat tahun baru ?
Melansir dari laman Delish, berikut beberapa di antaranya.
1. Anggur
Anggur menjadi salah satu makanan pembawa keberuntungan yang cukup populer, terutama di negara-negara seperti Spanyol dan Meksiko. Saat pergantian tahun tepat di tengah malam, masyarakat di sana memiliki tradisi unik, yaitu memakan 12 butir anggur dengan cepat seiring berdentangnya jam. Setiap butir anggur melambangkan satu bulan dalam setahun, dan dipercaya dapat membawa keberuntungan serta kebahagiaan sepanjang 12 bulan ke depan. Tradisi ini tidak hanya sarat makna, tetapi juga menjadi momen seru yang dinanti setiap tahun.
2. Mi
Mi panjang sering dikaitkan dengan simbol umur panjang dan kehidupan yang berkelanjutan. Oleh karena itu, mi menjadi hidangan yang kerap disantap saat perayaan tahun baru, khususnya di berbagai negara Asia. Mi dipercaya akan membawa harapan agar seseorang diberi kesehatan dan usia yang panjang di tahun mendatang. Menariknya, mi sebaiknya dimasak dan dimakan tanpa dipotong atau dipatahkan, karena panjang mi dianggap merepresentasikan panjangnya umur. Jenis mi yang digunakan pun beragam, mulai dari mi beras, ramen, hingga pasta Italia.
3. Dumpling
Dumpling atau pangsit juga memiliki makna simbolis yang kuat dalam tradisi tahun baru. Makanan ini populer di berbagai negara, seperti Tiongkok dengan dumpling khasnya dan Rusia dengan pelmeni. Bentuk dumpling yang menyerupai kantong uang atau koin dipercaya melambangkan kemakmuran dan kekayaan. Tak heran jika dumpling sering disajikan sebagai harapan agar tahun yang baru membawa rezeki berlimpah, kesehatan, dan kehidupan yang lebih sejahtera.
4. Ikan
Ikan kerap diasosiasikan dengan kelimpahan dan keberuntungan. Dalam banyak budaya, ikan disajikan sebagai hidangan utama saat perayaan tahun baru. Di Asia, misalnya, ikan utuh biasanya disajikan dalam perayaan Tahun Baru Imlek sebagai simbol rezeki yang tidak terputus. Sementara itu, di beberapa negara Eropa, masyarakat mengonsumsi ikan mas, ikan herring, atau ikan kod. Cara penyajian dan jenis ikannya memang berbeda, namun makna yang dibawa tetap sama, yaitu harapan akan kemakmuran dan kelimpahan di tahun mendatang.
5. Donat
Tak hanya makanan utama, hidangan penutup pun memiliki perannya sendiri dalam tradisi tahun baru. Donat menjadi salah satu dessert yang dipercaya membawa keberuntungan, khususnya di Jerman. Masyarakat setempat sering memulai tahun baru dengan menyantap donat khas bernama Berliner. Donat ini biasanya berisi selai atau krim Baileys. Bentuknya yang bulat melambangkan keutuhan dan harapan akan kehidupan yang berjalan lancar sepanjang tahun.
Beragam makanan pembawa keberuntungan dalam tradisi tahun baru menunjukkan betapa eratnya hubungan antara budaya, simbol, dan harapan manusia. Meski berasal dari latar belakang budaya yang berbeda, makna yang terkandung di balik setiap hidangan hampir serupa, yakni keinginan akan kesehatan, kebahagiaan, umur panjang, dan rezeki yang melimpah. Tradisi ini bukan hanya soal kepercayaan, tetapi juga menjadi momen kebersamaan yang mempererat hubungan keluarga dan orang terdekat. Menyambut tahun baru pun terasa semakin hangat dan bermakna dengan kehadiran makanan-makanan simbolis tersebut. (Lola Anggraeni)