Mengenal Umbi Garut, Tanaman Pekarangan dengan Segudang Khasiat
tanaman obat-ilustrasi/net-
BACAKORANCURUP.COM - Umbi garut, yang dikenal juga dengan sebutan ararut atau irut (Maranta arundinacea), merupakan tanaman perdu yang menghasilkan umbi yang dapat dikonsumsi. Meskipun dapat dimakan dan kaya akan gizi, umbi garut tidak pernah menjadi bahan pangan pokok masyarakat. Tanaman ini umumnya dibudidayakan secara terbatas di pekarangan rumah, terutama di wilayah pedesaan, sebagai cadangan makanan ketika terjadi masa paceklik atau kekurangan pangan.
Secara asal-usul, umbi garut bukanlah tanaman asli Indonesia. Nama "garut" sering kali menimbulkan anggapan bahwa tanaman ini berasal dari daerah Garut, Jawa Barat, namun anggapan tersebut tidak sepenuhnya benar. Umbi garut diketahui berasal dari Filipina dan telah lama menyebar ke berbagai wilayah tropis, termasuk Kepulauan Karibia dan Amerika Selatan. Berbeda dengan tanaman umbi lainnya yang ditanam secara luas di lahan pertanian, umbi garut lebih sering dibudidayakan di sekitar rumah karena sifatnya yang mudah tumbuh dan fungsinya sebagai pangan alternatif.
Secara fisik, umbi garut memiliki bentuk lonjong, berwarna putih hingga kekuningan, serta memiliki garis-garis mendatar pada bagian permukaannya. Umbi ini dikenal memiliki kandungan gizi yang cukup lengkap dan bermanfaat bagi kesehatan. Salah satu keunggulan utama umbi garut adalah indeks glikemiknya yang rendah, bahkan lebih rendah dibandingkan beras, gandum, kentang, dan singkong. Indeks glikemik merupakan ukuran seberapa cepat suatu makanan meningkatkan kadar gula darah. Semakin tinggi nilainya, semakin besar risiko lonjakan gula darah, terutama bagi penderita diabetes.
BACA JUGA:Gunung Semeru Erupsi 3 Kali Beruntun, Warga Dilarang Beraktivitas di Radius 5 Km
BACA JUGA: Gibran Capres, Oleh: Dahlan Iskan
Umbi garut mengandung energi, karbohidrat, protein, lemak, air, serat, serta pati. Selain itu, umbi ini juga kaya akan vitamin dan mineral seperti zat besi, magnesium, fosfor, vitamin B6, kalium, asam folat, riboflavin, dan tiamin. Kandungan tersebut menjadikan umbi garut memiliki berbagai manfaat kesehatan, antara lain sebagai berikut.
1. Membantu Mengatasi Gangguan Lambung
Manfaat utama umbi garut adalah membantu meredakan gangguan pencernaan, khususnya pada lambung. Kandungan pati di dalam umbi garut mampu meningkatkan pH lambung sehingga dapat menetralkan asam lambung berlebih dan mengurangi gejala sakit maag. Selain itu, pati resisten dalam umbi garut berfungsi sebagai prebiotik yang dapat difermentasi di usus besar menjadi bakteri baik. Bakteri ini berperan dalam melawan bakteri patogen penyebab gangguan pencernaan, seperti diare dan maag kronis.
2. Mendukung Program Diet
Umbi garut juga sangat baik dikonsumsi oleh seseorang yang sedang menjalani program diet. Meskipun mengandung karbohidrat, kadar proteinnya relatif lebih rendah dibandingkan beras dan jagung. Seratnya yang mudah dicerna mampu memberikan rasa kenyang lebih lama, sehingga membantu mengendalikan nafsu makan. Selain itu, umbi garut bebas gluten, sehingga aman dikonsumsi oleh penderita diabetes maupun individu yang sensitif terhadap gluten.
3. Baik untuk Ibu Hamil
Kandungan asam folat (vitamin B9) dalam umbi garut sangat bermanfaat bagi ibu hamil karena berperan penting dalam pembentukan DNA dan perkembangan janin. Konsumsi umbi garut juga dapat membantu mengurangi gangguan pencernaan, seperti perut kembung, yang sering dialami selama masa kehamilan akibat perubahan hormon dan tekanan janin.
BACA JUGA: Pelajar SD di Rejang Lebong Meninggal Dunia, Diduga Terinfeksi Rabies
BACA JUGA: Harga Jual Biji Kopi di Rejang Lebong Masih Stabil, Tertinggi di Rp 60 Ribu/Kg