Baca Koran curupekspress Online - bacakorancurup.com

Pecinta Kopi Apakah Sudah Kenal dengan Butterscotch

Butterscotch Latte--

BACAKORANCURUP.COM - Dalam beberapa tahun terakhir, butterscotch menjadi salah satu istilah yang semakin akrab di telinga para penikmat minuman kekinian, khususnya kopi. Flavor ini sering muncul pada menu coffee shop dalam berbagai varian, mulai dari latte, cappuccino, hingga minuman dingin berbasis susu. Meski banyak orang sudah pernah mencicipinya, tidak sedikit yang sebenarnya belum memahami apa itu butterscotch, seperti apa karakter rasanya, serta alasan mengapa rasa ini terasa begitu "nyambung" saat dipadukan dengan kopi.

Secara umum, butterscotch merujuk pada jenis rasa sekaligus olahan berbasis gula yang berasal dari tradisi kuliner Barat, terutama Inggris. Pada dasarnya, butterscotch dihasilkan dari proses pemanasan gula bersama mentega hingga menciptakan rasa manis yang lembut, creamy, dan hangat. Kombinasi inilah yang membuat butterscotch memiliki karakter khas yang berbeda dari rasa manis lainnya.

Nama butterscotch diyakini berasal dari gabungan dua kata, yaitu butter yang berarti mentega, dan scotch. Kata scotch sendiri bukan merujuk pada minuman beralkohol, melainkan lebih dekat dengan teknik pemotongan atau pengolahan permen setelah mengeras. Seiring berjalannya waktu, istilah butterscotch tidak lagi terbatas pada permen, tetapi berkembang menjadi saus, sirup, dan perisa yang banyak digunakan dalam dessert maupun minuman modern.

BACA JUGA:Ini Daftar 8 Anggota Dewan Energi Nasional, Resmi Dilantik Presiden

BACA JUGA: Kejari Rejang Lebong Mulai Panggil Pejabat KPU Terkait Ini

Dalam dunia kopi, butterscotch lebih dikenal sebagai flavor profile dibandingkan produk manisan. Artinya, rasa butterscotch bisa dihadirkan melalui sirup atau ekstrak khusus tanpa harus berbentuk permen. Inilah yang membuat butterscotch mudah diaplikasikan dalam berbagai menu kopi tanpa mengubah karakter dasar minuman secara drastis.

Pertanyaan mengenai "butterscotch terbuat dari apa" sering muncul karena banyak orang menyamakan butterscotch dengan karamel.

Padahal, keduanya memiliki perbedaan mendasar. Secara klasik, bahan utama butterscotch terdiri dari mentega, gula cokelat, serta tambahan krim atau susu, vanilla, dan sedikit garam sebagai penyeimbang rasa. Perbedaan paling mencolok terletak pada jenis gula yang digunakan. Butterscotch menggunakan brown sugar, sedangkan karamel umumnya memakai gula pasir putih. Kandungan molase dalam gula cokelat inilah yang memberikan rasa lebih dalam, hangat, dan sedikit beraroma panggang.

Dalam industri minuman modern, khususnya kopi, butterscotch banyak diproduksi dalam bentuk sirup. Sirup ini dirancang agar memiliki rasa yang konsisten, mudah dicampurkan, dan tidak mengubah tekstur minuman secara berlebihan. Hal ini penting untuk menjaga kualitas rasa kopi tetap seimbang.

BACA JUGA: Pedro Acosta Siap Tinggalkan KTM?

BACA JUGA: Maarten Paes ke Ajax Amsterdam

Secara sensorik, rasa butterscotch sering digambarkan sebagai manis, creamy, dan hangat. Namun, jika ditelaah lebih dalam, karakter rasanya jauh lebih kompleks. Butterscotch menghadirkan manis yang lembut dan tidak menusuk, tekstur creamy dari mentega dan krim, sentuhan karamel ringan, serta nuansa smoky atau nutty yang halus. Dibandingkan karamel, butterscotch terasa lebih "bulat" dan tidak terlalu tajam. Sementara jika dibandingkan dengan toffee, butterscotch cenderung lebih lembut dan tidak pahit.

Karakter inilah yang membuat butterscotch sangat cocok dipadukan dengan kopi. Istilah butterscotch coffee merujuk pada kopi yang diperkaya rasa butterscotch, baik melalui sirup maupun saus. Kopi dengan profil nutty, chocolatey, atau memiliki sentuhan karamel alami biasanya menjadi pasangan terbaik. Tingkat sangrai medium sering dipilih karena masih mempertahankan sweetness alami tanpa dominasi rasa pahit.

Selain itu, butterscotch coffee juga dikenal lebih ramah bagi penikmat kopi pemula. Rasa manis dan creamy dari butterscotch membantu menyeimbangkan keasaman kopi, sehingga minuman terasa lebih mudah dinikmati. Salah satu menu yang paling populer adalah butterscotch latte, yang memadukan espresso, susu, dan sirup butterscotch. Perpaduan ini menghasilkan keseimbangan rasa yang harmonis antara kekuatan kopi, kelembutan susu, dan manis hangat dari butterscotch.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan