Baca Koran curupekspress Online - bacakorancurup.com

Kelihatannya Aman, Ternyata Berisiko ! Ini Bahaya Memakai Skincare Milik Orang Lain

Pentingnya menghindari pemakaian satu produk skincare ataupun kosmetik bersamaan dengan orang lain--

BACAKORANCURUP.COM - Berbagi produk perawatan kulit atau kosmetik sering kali dianggap sepele, terutama di antara teman dekat atau anggota keluarga. Padahal, kebiasaan ini dapat menimbulkan berbagai risiko bagi kesehatan kulit. Pendiri sekaligus dokter kulit utama di Skin Beyond Borders (SkinBB), Dr. Pravin Banodkar, mengingatkan bahwa menggunakan produk perawatan milik orang lain bukanlah tindakan yang aman. Risiko yang ditimbulkan pun beragam, mulai dari iritasi ringan hingga infeksi kulit yang cukup serius.

Dalam keterangannya yang dikutip dari Hindustan Times, Dr. Banodkar menjelaskan bahwa salah satu alasan utama mengapa berbagi produk perawatan kulit berbahaya adalah karena perbedaan jenis dan karakteristik kulit setiap individu. Tidak ada dua orang yang memiliki kondisi kulit yang benar-benar sama. Ada kulit kering, normal, berminyak, kombinasi, hingga sensitif, dan masing-masing membutuhkan formula perawatan yang berbeda.

Dr. Banodkar menegaskan bahwa penggunaan produk yang tidak sesuai dengan jenis kulit dapat merusak lapisan pelindung alami kulit atau skin barrier. Lapisan ini berfungsi sebagai benteng utama untuk menjaga kelembapan dan melindungi kulit dari bakteri serta zat berbahaya dari luar. Ketika skin barrier terganggu, kulit menjadi lebih rentan mengalami berbagai gangguan, seperti dermatitis kontak yang ditandai dengan kemerahan dan ruam, reaksi alergi, hingga jerawat.

BACA JUGA: Pelajar SD di Rejang Lebong Meninggal Dunia, Diduga Terinfeksi Rabies

BACA JUGA: Gibran Capres, Oleh: Dahlan Iskan

Jerawat juga dapat muncul akibat pori-pori yang tersumbat oleh kandungan produk yang tidak cocok. Setiap formula memiliki komposisi berbeda, dan bahan yang aman bagi satu orang belum tentu aman bagi orang lain. Inilah sebabnya mengapa mencoba produk milik orang lain, meskipun terlihat cocok di kulit mereka, tetap menyimpan risiko.

Selain masalah kecocokan formula, berbagi produk kecantikan juga berisiko menyebabkan kontaminasi bakteri. Dr. Banodkar menjelaskan bahwa produk dengan kemasan terbuka, seperti krim dalam wadah kaca atau jar, memiliki risiko lebih tinggi. Pengguna harus mencelupkan jari langsung ke dalam produk, sehingga bakteri dari tangan dapat berpindah ke dalam formula. Jika produk tersebut digunakan oleh lebih dari satu orang, potensi kontaminasi akan meningkat.

Risiko kontaminasi akan semakin besar apabila produk bersentuhan langsung dengan cairan tubuh. Maskara, misalnya, bersentuhan langsung dengan mata dan lendir. Lip balm atau lipstik dapat terpapar air liur, sementara produk yang digunakan pada kulit berjerawat bisa terkena nanah. Dalam kondisi seperti ini, bakteri dapat berkembang biak dengan cepat dan menimbulkan infeksi ketika produk digunakan kembali.

Melihat berbagai risiko tersebut, Dr. Banodkar sangat menyarankan agar setiap orang tidak berbagi produk perawatan kulit maupun kosmetik, terutama yang bersifat personal. Kebiasaan ini penting untuk menjaga kesehatan kulit dalam jangka panjang dan mencegah masalah yang sebenarnya bisa dihindari.

BACA JUGA: Gibran Capres, Oleh: Dahlan Iskan

BACA JUGA:Gunung Semeru Erupsi 3 Kali Beruntun, Warga Dilarang Beraktivitas di Radius 5 Km

Tak hanya itu, ia juga menekankan pentingnya menjaga kebersihan perlengkapan kecantikan pribadi. Alat-alat seperti kuas rias, spons, dan aplikator sebaiknya dibersihkan secara rutin, setidaknya seminggu sekali. Membersihkan perlengkapan ini membantu menghilangkan sisa produk, minyak, kotoran, serta bakteri yang menumpuk akibat pemakaian sehari-hari.

Pada akhirnya, merawat kulit bukan hanya soal memilih produk yang mahal atau populer, tetapi juga tentang kebiasaan yang tepat dan higienis. Mengenali jenis kulit sendiri, menggunakan produk yang sesuai, serta menghindari berbagi kosmetik dengan orang lain merupakan langkah sederhana namun penting. Dengan kebiasaan yang lebih bijak, kesehatan kulit dapat terjaga dan risiko gangguan kulit pun dapat diminimalkan.  

 

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan