Bahaya Tersembunyi di Balik Secangkir Teh Celup, Perlu Waspada !

Rabu 02 Apr 2025 - 14:00 WIB
Reporter : Lola
Editor : Radian

• Inhalasi (pernapasan) : Dari serat plastik yang beterbangan di udara, terutama di daerah dengan polusi tinggi.

• Kontak kulit : Dari produk perawatan tubuh yang mengandung mikroplastik seperti scrub dan sabun.

Setelah masuk ke dalam tubuh, mikroplastik dapat menumpuk di organ-organ vital seperti hati, ginjal, otak, dan sistem pencernaan, yang berpotensi membahayakan kesehatan. Risiko yang ditimbulkan adalah sebagai berikut :

• Mengganggu sistem kekebalan tubuh dan melemahkan daya tahan terhadap penyakit.

• Menyebabkan peradangan kronis yang dapat memicu penyakit serius seperti kanker.

• Mengganggu keseimbangan hormon dalam tubuh karena mikroplastik sering mengandung zat kimia berbahaya seperti BPA dan ftalat.

• Menyebabkan stres oksidatif yang merusak sel dan mempercepat penuaan dini.

Meskipun penelitian mengenai dampak jangka panjang mikroplastik masih berlangsung, temuan awal ini cukup menjadi peringatan bagi kita semua.

Kabar buruk ini bukan berarti anda harus berhenti menikmati teh. Ada beberapa langkah yang bisa diambil untuk mengurangi paparan mikroplastik :

• Pilih teh daun asli

Hindari teh celup dan beralih ke teh daun murni yang diseduh menggunakan saringan stainless steel atau french press. Selain lebih sehat, teh daun juga memiliki rasa yang lebih kaya.

• Gunakan alat seduh yang aman

Hindari penggunaan alat seduh berbahan plastik atau nilon. Gunakan saringan teh berbahan logam atau kaca untuk memastikan teh anda bebas dari partikel berbahaya.

• Dukung regulasi yang lebih ketat

Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) telah mulai menelusuri temuan ini. Kita bisa mendukung kebijakan pengurangan plastik sekali pakai dan mendorong produsen untuk menggunakan bahan kantong teh yang lebih aman.

 

Kategori :