Manusia Diprediksi Akan Kerja 2 Hari Seminggu, Ini Penjelasan Bill Gates!

bill gates--
BACAKORANCURUP.COM - Pendiri Microsoft Bill Gates memprediksi, bahwa kecerdasan buatan (AI) yang semakin canggih akan menggantikan banyak pekerjaan manusia. Hal itu disampaikannya saat melakukan sesi wawancara dengan Jimmy Fallon di The Tonight Show,
Dijelaskannya, hal ini akan memungkinkan manusia bekerja hanya dua hari seminggu. Pengurangan hari kerja dalam seminggu bukan hal yang baru dari penyampaian Gates.
Pada 2023 ketika ChatGPT masih baru, Gates mengatakan bahwa mungkin saja "suatu hari nanti" masyarakat akan sampai pada kondisi di mana mereka bekerja hanya tiga hari seminggu.
Menurut Gates hal ini juga akan menjadi sebuah norma atau kebiasaan baru dalam peradaban manusia. Dalam sebuah diskusi di siniar "What Now?" yang dipandu Trevor Noah, Gates mengutarakan bagaimana kemajuan teknologi mungkin akan mengubah konsep pekerjaan dan waktu luang manusia.
BACA JUGA:BMKG : La Nina Berakhir, Musim Kemarau Indonesia 2025 Diprediksi Normal
BACA JUGA:Siaga Kemarau, Usai Lebaran Merupakan Bulan Terpanas di Indonesia, Ini Penjelasan BMKG!
"Jika kita melihat lebih jauh, tujuan hidup bukan hanya untuk bekerja," jelas Gates.
Dia menjelaskan, bahwa jika suatu hari nanti masyarakat sampai pada kondisi di mana mereka hanya perlu bekerja tiga hari seminggu atau bahkan lebih sedikit, hal itu mungkin saja menjadi hal yang positif.
"Jika mesin bisa membuat semua makanan dan barang-barang lainnya, dan kita tidak perlu bekerja sekeras itu, itu bisa menjadi suatu hal yang baik," kata Gates.
Profesi guru dan dokter akan digantikan Gates menjelaskan bahwa dalam satu dekade ke depan, AI diprediksi akan mampu mengerjakan berbagai tugas yang saat ini masih dilakukan oleh manusia.
Dengan demikian, profesi seperti dokter, guru, dan pekerjaan lainnya yang bergantung pada keahlian manusia akan mengalami perubahan besar. Profesi-profesi tersebut, yang sekarang masih terbilang langka dan eksklusif, akan menjadi lebih umum dan mudah diakses berkat kemajuan teknologi AI.
"Dengan AI, dalam dekade berikutnya, (kecerdasan) akan menjadi gratis, umum, AI bisa memberikan nasihat medis dan menjadi guru yang hebat," kata Gates.
Era kecerdasan bebas akses Dalam 10 tahun mendatang, kedua profesi ini diperkirakan akan menjadi lebih umum dan tersedia secara luas, bahkan gratis. Gates menyebut era ini sebagai era “kecerdasan bebas akses.”
Di era tersebut, teknologi berbasis AI akan berkembang pesat dan memengaruhi hampir seluruh aspek kehidupan. Mulai dari peningkatan pengobatan dan diagnosis yang lebih baik hingga kehadiran tutor AI dan asisten virtual yang lebih mudah dijangkau.