Biar Nggak Asal Lari ! Ini Cara Membaca dan Menghitung Pace yang Benar
IST Olahraga lari.--
2. Lebih Efektif untuk Lomba Jarak Pendek-Menengah
Dalam lomba 5K, 10K, atau half maraton, penggunaan pace jauh lebih relevan dibanding kecepatan dalam km/jam. Pelari bisa langsung menyesuaikan strategi berdasarkan pace per kilometer.
3. Memberikan Kepuasan dan Tolok Ukur Emosional
Melihat kemajuan pace bisa memberi rasa puas tersendiri. Misalnya, berhasil menurunkan pace dari 6:30/km menjadi 5:50/km terasa lebih memotivasi karena menunjukkan peningkatan performa yang konkret.
4. Mengatur Ritme dan Konsistensi Melalui Split Time
Dengan mengandalkan pace, kamu bisa memecah latihan menjadi beberapa segmen dan memantau konsistensi waktu per kilometer. Ini memungkinkan penyesuaian cepat jika kamu berlari terlalu cepat atau terlalu lambat.
Setelah memahami konsep dan manfaat pace, kamu mungkin bertanya, bagaimana cara agar saya bisa berlari lebih cepat ? Berikut adalah strategi lengkap yang bisa kamu terapkan :
1. Tentukan Tujuan Latihan
Tentukan apakah tujuanmu adalah menyelesaikan lomba, menurunkan waktu tempuh, atau sekadar meningkatkan kebugaran. Dengan target yang jelas, kamu bisa merancang program latihan secara bertahap dan terukur.
2. Perkuat Otot Tubuh
Kekuatan otot sangat berperan dalam efisiensi gerak saat berlari. Fokuskan latihan pada otot kaki, pinggul, dan inti tubuh. Latihan seperti squat, plank, lunge, atau push-up dapat dilakukan di rumah tanpa alat.