Merasa Tidak Dihargai ? Ini Cara Mengatasinya agar Mental Tetap Sehat
Pentingnya apresiasi dalam fase kehidupan--
Dengan belajar berkata "tidak" pada situasi tertentu, kita mengingatkan orang lain bahwa setiap bantuan yang kita berikan adalah pilihan, bukan hal yang bisa dianggap remeh. Sikap ini juga sangat penting bagi mereka yang cenderung menjadi people pleaser, yaitu orang yang selalu berusaha menyenangkan orang lain meskipun mengorbankan dirinya sendiri.
2. Mengutarakan perasaan secara terbuka
Banyak orang memilih diam ketika merasa tidak dihargai, padahal menyampaikan perasaan dapat membantu meringankan beban emosional. Mengungkapkan isi hati kepada orang terdekat seperti keluarga, pasangan, atau bahkan langsung kepada pihak yang bersangkutan bisa menjadi jalan untuk membangun pemahaman yang lebih baik.
Dengan komunikasi yang jelas, orang lain mungkin akan lebih sadar untuk memperbaiki sikap dan memberikan penghargaan yang seharusnya.
3. Mengendalikan pikiran negatif
Saat mengalami kekecewaan, pikiran negatif sering kali mendominasi. Jika dibiarkan, hal ini bisa memperburuk keadaan dan menguras energi mental. Oleh karena itu, penting untuk melatih diri agar tidak terjebak dalam pemikiran yang berlebihan.
Salah satu caranya adalah dengan mengingat momen-momen ketika kita pernah mendapatkan apresiasi, sekecil apa pun itu. Dengan begitu, kita bisa melihat sisi positif dan tidak bergantung sepenuhnya pada validasi orang lain. Bila lingkungan sekitar memang tidak mampu memberikan penghargaan, membuat batasan atau menjaga jarak bisa menjadi solusi agar kita tidak terus berharap pada hal yang sama.
4. Tetap memberikan apresiasi kepada orang lain
Terkadang fokus pada kurangnya penghargaan yang kita terima membuat kita lupa untuk menghargai orang lain. Padahal, dengan tetap konsisten memberi apresiasi kepada orang-orang di sekitar, kita tidak hanya menciptakan suasana positif, tetapi juga memberikan contoh yang dapat ditiru.
Misalnya, mengucapkan terima kasih pada teman yang sudah membantu, atau memberikan pujian kecil kepada keluarga atas usaha mereka. Sikap tulus ini dapat menular dan mendorong orang lain untuk lebih peka dalam menunjukkan rasa terima kasih.
Pada dasarnya, setiap orang memiliki kebutuhan untuk dihargai dan diakui atas kontribusinya. Apresiasi bukan hanya soal kata-kata manis atau hadiah, melainkan bentuk penghormatan terhadap usaha orang lain. Dengan memberikan apresiasi, kita turut menjaga kesehatan emosional mereka sekaligus memperkuat ikatan sosial.
Sebaliknya, ketika apresiasi tidak hadir, dampaknya bisa sangat serius terhadap kondisi psikologis seseorang.