Kenapa Tidur di Mobil Bisa Berakibat Fatal ? Waspadai Keracunan CO
Tidur di dalam mobil--
Para ahli menegaskan, kesadaran masyarakat menjadi faktor utama dalam mencegah kasus keracunan gas CO. Beberapa langkah yang bisa dilakukan antara lain :
1. Jangan pernah menyalakan mesin mobil di ruang tertutup. Baik untuk menghangatkan mesin maupun menyalakan AC, kebiasaan ini sangat berisiko jika dilakukan di garasi atau ruangan dengan sirkulasi udara minim.
2. Periksa kondisi knalpot dan sistem ventilasi secara berkala. Kebocoran gas dari knalpot yang rusak dapat memperbesar potensi masuknya karbon monoksida ke dalam kabin.
3. Waspadai gejala awal. Jika merasa pusing, mual, atau sesak ketika berada di mobil, segera matikan mesin, buka jendela, dan keluar dari kendaraan untuk mencari udara segar.
4. Pastikan sirkulasi udara. Sesekali buka ventilasi atau kaca jendela mobil agar udara dari luar bisa masuk, terutama jika mobil digunakan dalam waktu lama.
Masih banyak masyarakat yang beranggapan bahwa kematian di dalam mobil terjadi karena AC berbahaya. Padahal, para pakar menegaskan bahwa masalah utama bukan terletak pada AC, melainkan pada karbon monoksida yang masuk melalui sistem ventilasi saat mobil berada dalam ruang tertutup dengan mesin menyala.
"Gas karbon monoksida ini bisa membunuh hanya dalam beberapa menit. Oleh karena itu, membiasakan diri untuk tidak menyalakan mobil dalam garasi tertutup adalah langkah sederhana tapi sangat penting," tegas dr. Hendra Kusuma.
Dengan pemahaman yang lebih baik tentang bahaya karbon monoksida, diharapkan masyarakat bisa lebih waspada dan tidak mengulangi kebiasaan yang berpotensi menimbulkan tragedi. Keselamatan sering kali bergantung pada hal-hal kecil yang kerap dianggap sepele, namun justru berdampak besar bagi kehidupan.