Baca Koran curupekspress Online - bacakorancurup.com

Tips Menjaga Rumah Tetap Kering, Sehat, dan Terhindar dari Alergi !

IST Dinding rumah yang jamuran akibat kondisi lembap--

BACAKORANCURUP.COM - Curah hujan yang tinggi sering membuat udara di sekitar rumah menjadi lebih lembap. Kelembapan yang berlebihan bukanlah hal baik karena dapat menimbulkan berbagai persoalan.

Bukan hanya mempercepat kerusakan material bangunan, tetapi juga berpotensi memengaruhi kesehatan penghuni rumah.

Rumah yang terlalu lembap biasanya dapat dikenali dari beberapa tanda sederhana. Misalnya, plafon dan dinding yang mulai menghitam atau berjamur, cat yang mengelupas, serta munculnya aroma apek yang sulit hilang.

Area di sekitar kamar mandi, dapur, maupun saluran air umumnya merupakan titik paling rawan karena selalu bersentuhan dengan air.

BACA JUGA:Resep Batagor, Gurih dan Renyah Bikin Ketagihan!

BACA JUGA:Tayang 27 November 2025, Ini Sinopsis Film Agak Laen : Menyala Pantiku

Kelembapan yang dibiarkan berlarut-larut tidak hanya membuat rumah tampak kusam, tetapi juga berdampak buruk bagi kesehatan.

Jamur yang tumbuh pada dinding atau plafon biasanya tampak seperti bercak-bercak hitam. Menurut sumber kesehatan seperti Healthline, jamur dapat memicu alergi dengan gejala berupa pilek, batuk, dan iritasi pada saluran pernapasan.

Bagi orang sehat, gejala ini mungkin terasa ringan. Namun, pada penderita asma atau mereka yang memiliki daya tahan tubuh rendah, efeknya bisa lebih serius. Paparan jamur dalam jangka panjang bahkan dapat memperburuk kondisi pernapasan. Karena itu, menjaga rumah tetap kering dan bersih bukan sekadar masalah estetika, tetapi juga upaya menjaga kesehatan keluarga.

Mencegah rumah menjadi terlalu lembap sebenarnya tidak sulit. Ada beberapa langkah sederhana yang bisa diterapkan sehari-hari. Dilansir dari Tom’s Guide, berikut beberapa cara efektif untuk mengendalikan kelembapan :

1. Membuka Jendela dan Pintu Secara Rutin

Sirkulasi udara sangat penting untuk menjaga keseimbangan kelembapan. Dengan membuka jendela dan pintu pada pagi hingga sore hari, udara segar bisa masuk sekaligus mendorong keluar udara lembap yang terperangkap di dalam rumah. Selain itu, cahaya matahari yang masuk juga membantu mengeringkan permukaan yang basah.

2. Mengoptimalkan Penggunaan AC

Air conditioner (AC) bukan hanya alat pendingin ruangan, tetapi juga dapat berfungsi sebagai pengontrol kelembapan. Prinsip kerjanya mirip dengan dehumidifier. Ketika udara panas yang lembap melewati kumparan dingin dalam AC, kandungan uap air akan berkurang sehingga udara di dalam ruangan menjadi lebih kering dan sejuk.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan