Tips Menjaga Rumah Tetap Kering, Sehat, dan Terhindar dari Alergi !
IST Dinding rumah yang jamuran akibat kondisi lembap--
3. Menyalakan Kipas Angin di Area Tertentu
Jika AC dirasa terlalu boros energi, kipas angin bisa menjadi alternatif. Perputaran kipas membantu memperlancar sirkulasi udara, mendorong udara panas keluar, serta menggantinya dengan udara segar. Dengan begitu, ruangan tidak terasa pengap dan risiko kondensasi dapat dikurangi.
4. Memanfaatkan Tanaman Penyerap Kelembapan
Beberapa jenis tanaman hias ternyata memiliki kemampuan menyerap kelembapan berlebih. Contohnya adalah lidah mertua (sansevieria) dan anggrek. Selain membantu menjaga kualitas udara, tanaman ini juga memperindah interior rumah sehingga ruangan terasa lebih nyaman sekaligus menyehatkan.
5. Menjaga Permukaan Tetap Kering
Area yang paling sering lembap adalah kamar mandi dan dapur. Untuk mengatasinya, biasakan mengeringkan lantai dan dinding setelah digunakan, serta pastikan kedua ruangan memiliki ventilasi yang memadai. Permukaan yang selalu bersih dan kering akan meminimalkan pertumbuhan jamur maupun bakteri penyebab bau tidak sedap.
Kelembapan rumah memang sering kali meningkat saat musim hujan, namun hal ini bisa dicegah dengan langkah sederhana seperti membuka jendela, menggunakan AC atau kipas angin, menambahkan tanaman, hingga menjaga kebersihan permukaan. Dengan perawatan rutin, rumah tidak hanya terlihat rapi dan indah, tetapi juga lebih sehat dan nyaman untuk ditinggali.