Baca Koran curupekspress Online - bacakorancurup.com

RSUD Rejang Lebong Segera Gandeng Mitra Baru untuk Layanan HD

Rapat pembahasan rencana MoU layanan HB pada RSUD Rejang Lebong.-ARI/CE -

BACAKORANCURUP.COM - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Rejang Lebong dalam waktu dekat akan menjalin kerja sama baru dengan pihak ketiga guna mengaktifkan kembali layanan hemodialisa (cuci darah) bagi pasien gagal ginjal.

Kepala Bidang Pelayanan RSUD Rejang Lebong, Sheh Mahmud Albusori yang dikonfirmasi wartawan menjelaskan, bahwa saat ini pihak rumah sakit tengah bersiap untuk berkoordinasi dengan Bupati Rejang Lebong terkait rencana kerja sama tersebut.

Harapannya, melalui kerja sama dengan mitra baru ini, layanan hemodialisa bisa segera kembali berjalan normal.

"Dengan adanya kerja sama ini, kami berharap layanan hemodialisa bisa segera dilaksanakan dan berjalan lancar, karena selama ini layanan tersebut terkendala," katanya.

BACA JUGA:Pasca Petugas Lapas Gagalkan Aksi Penyelundupan Sabu, Pengedarnya Ikut Diciduk Polisi

BACA JUGA:Satu Kandidat Balon Direktur AKREL Gugur, Tiga Lolos ke Tahap Berikutnya

Adapun siapa pihak ketiga yang baru ini, sebut dia, belum bisa dipublis, karena akan di komunikasikan lebih dulu dengan Kepala Daerah.

Ia menerangkan, kerja sama dengan pihak ketiga sebelumnya telah dihentikan karena pihak tersebut tidak memenuhi kewajiban, yakni gagal mengirimkan Bahan Medis Habis Pakai (BMHP), yang sangat krusial dalam proses cuci darah. Akibat kendala tersebut, RSUD tidak dapat memberikan layanan hemodialisa kepada pasien.

"Jadi MoU dengan pihak ketiga sebelumnya itu sudah kita putuskan kemarin," ujarnya.

Saat ini, Sheh menyebutkan, tercatat sebanyak 92 pasien di Kabupaten Rejang Lebong yang membutuhkan layanan hemodialisa secara rutin. Masing-masing pasien harus menjalani prosedur cuci darah sebanyak dua kali dalam sepekan.

"Dengan kerja sama yang akan segera dijalin, manajemen RSUD Rejang Lebong menargetkan agar pelayanan hemodialisa dapat kembali beroperasi maksimal demi memenuhi kebutuhan kesehatan masyarakat," tandasnya. 

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan