Cuaca Ekstrem jadi Kendala Pembangunan Drainase di Rejang Lebong
Proyek drainase di Curup -Ist-
BACAKORANCURUP.COM - Kondisi cuaca yang tidak menentu dan tingginya curah hujan dalam beberapa pekan terakhir menjadi tantangan serius dalam pelaksanaan pembangunan drainase di Kabupaten Rejang Lebong. Meski demikian, Dinas Pekerjaan Umum (PU) Rejang Lebong memastikan proyek tersebut tetap ditargetkan rampung dalam waktu dekat.
Hujan yang kerap turun dengan intensitas tinggi menyebabkan sejumlah pekerjaan teknis di lapangan harus dilakukan secara bertahap. Genangan air di lokasi proyek serta kondisi tanah yang labil menjadi faktor utama yang memperlambat proses pengerjaan.
Kepala Dinas PU Rejang Lebong, Hary Eko Purnomo, mengakui bahwa faktor cuaca menjadi kendala utama dalam pembangunan drainase yang menggunakan anggaran tahun 2025 ini. Namun pihaknya menegaskan, hambatan tersebut tidak menyurutkan komitmen pemerintah daerah untuk menyelesaikan proyek sesuai target.
BACA JUGA:Bulog Rejang Lebong Pastikan Harga dan Stok Bahan Pokok Tetap Aman
BACA JUGA:KUHP-KUHAP Baru Sudah Berlaku
“Memang cuaca sangat berpengaruh, terutama saat hujan deras. Pekerjaan tidak bisa maksimal karena faktor keselamatan dan kondisi teknis di lapangan. Namun kami tetap berupaya agar pembangunan drainase ini bisa rampung secepatnya,” ujarnya.
Ia menjelaskan, hujan yang turun hampir setiap hari membuat pelaksanaan pengecoran dan penggalian saluran harus menyesuaikan kondisi lapangan. Meski demikian, koordinasi dengan pihak kontraktor terus diperkuat agar waktu pengerjaan bisa dimaksimalkan saat cuaca memungkinkan.
“Kami minta rekanan memanfaatkan waktu kerja secara optimal ketika cuaca mendukung. Pengawasan juga terus kami lakukan agar kualitas pekerjaan tetap terjaga,” jelasnya.
Pembangunan drainase ini merupakan salah satu program prioritas Pemkab Rejang Lebong untuk mengantisipasi genangan dan banjir yang kerap terjadi saat musim hujan. Beberapa titik yang selama ini rawan banjir menjadi fokus utama pengerjaan.
BACA JUGA: MA Buka Seleksi Hakim Konstitusi 2026, Ini Syarat dan Waktu Pendaftarannya
BACA JUGA: Oknum ASN Buang Sampah ke Sungai Berikan Klarifikasi, Janjikan Soal Ini
Hary menegaskan, meskipun cuaca menjadi tantangan, proyek tersebut tidak akan dibiarkan molor tanpa kepastian. Pihaknya menargetkan seluruh pekerjaan bisa diselesaikan dalam waktu dekat sehingga fungsi drainase dapat segera dirasakan oleh masyarakat.
“Kami tetap optimis drainase ini bisa segera selesai dan berfungsi maksimal. Ini penting untuk mengurangi risiko banjir, terutama di kawasan yang selama ini sering terdampak,” tegasnya.
Dinas PU juga mengimbau masyarakat untuk bersabar selama proses pengerjaan berlangsung, mengingat kondisi cuaca di luar kendali manusia. Pemerintah daerah berkomitmen menuntaskan pembangunan dengan mengutamakan keselamatan, kualitas, serta manfaat jangka panjang bagi warga Rejang Lebong.