Baca Koran curupekspress Online - bacakorancurup.com

Uji Ban Basah, Pirelli Ciptakan 'Hujan Buatan' di Bahrain

Uji Ban Basah, Pirelli Ciptakan 'Hujan Buatan' di Bahrain --

BACAKORANCURUP.COM - Di tengah revolusi regulasi Formula 1 2026, Pirelli menyiapkan langkah tak biasa di gurun Bahrain. Demi menyempurnakan ban hujan generasi baru, pemasok tunggal ban F1 itu merencanakan “menciptakan hujan” buatan di Sirkuit Sakhir.

Mereka memanfaatkan sistem penyiram khusus untuk menciptakan kondisi lintasan basah dengan degradasi tinggi, sebuah eksperimen teknis yang bisa menentukan kesiapan era balap baru paling bergengsi di dunia.

Produsen ban tunggal Formula 1, Pirelli, tengah menyiapkan rencana ambisi untuk menggelar uji coba ban basah spesifikasi 2026, pada pengujian kedua di Bahrain, yang akan digelar berlangsung akhir bulan ini.

BACA JUGA:Tunggakan Iuran BPJS Kesehatan Tembus Rp6,4 Miliar

BACA JUGA:Pemkab Perjuangkan 1.900 Unit Bedah Rumah ke Kementerian PKP

Langkah tersebut menjadi kebutuhan mendesak guna menyesuaikan fitur teknis regulasi F1 2026, yang akan menghadirkan ukuran ban lebih kecil, tingkat downforce berbeda, serta penggunaan aero aktif.

Sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pengembangan ban hujan, pemasok resmi F1 itu tengah mengeluarkan opsi untuk melakukan pengujian lintasan basah di lokasi yang sesuai.

Meski sirkuit seperti Fiorano, Paul Ricard, atau Magny-Cours memiliki fasilitas untuk membasahi trek, tidak satu pun dari sirkuit itu bisa menawarkan karakteristik degradasi ban tinggi yang ideal bagi kebutuhan pengujian Pirelli.

BACA JUGA:Stok Sembako Dipastikan Aman, Warga Diminta Jangan Panik Jelang Ramadhan

BACA JUGA:Pastikan Tak Ada Intervensi, Kejari Terus Bidik Aktor di Balik Tiga Korupsi di Rejang Lebong

Solusi yang dipilih adalah tetap menggunakan Sirkuit Sakhir di Bahrain. Namun, Pirelli mengajukan permintaan yang tidak biasa kepada penyelenggara setempat, yakni kemungkinan tumpahnya lintasan secara buatan dengan memasang alat penyiram di sejumlah titik sirkuit.

“Mereka memiliki ide fantastis dengan alat penyiram dan beberapa perangkat lainnya. Harus saya akui, masyarakat Bahrain selalu sangat kooperatif ketika kami mengajukan permintaan yang tidak biasa,” ujar Direktur Motorsport Pirelli, Mario Isola.

"Saya sempat bertanya, apakah Anda yakin? Mari kita berpikir bersama. Kami membutuhkan konsistensi ketinggian udara di lintasan, karena risiko terbesar adalah ketidakkonsistenan permukaan basah yang bisa lebih berdampak dibandingkan perbedaan antarprototipe. Namun mereka tetap yakin, dan akan mempertimbangkan untuk mempersiapkan peralatan dan seluruh kebutuhannya," tambahnya.

BACA JUGA:Dukcapil Kantongi 8.000 Blangko KTP-el, Antisipasi Lonjakan Pemohon

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan