3. Penurunan Kekuatan Otot dan Fleksibilitas
Seiring bertambahnya usia kekuatan otot cenderung menurun dan fleksibilitas tubuh juga berkurang. Otot-otot di sekitar punggung terutama di bagian bawah berperan penting dalam menopang tubuh dan menjaga kestabilan tulang belakang. Ketika otot-otot ini melemah atau kehilangan elastisitas maka punggung menjadi lebih mudah terasa kaku dan nyeri. Kurangnya aktivitas fisik yang teratur juga bisa mempercepat proses penurunan otot dan fleksibilitas ini.
4. Postur Tubuh yang Buruk
Perubahan postur tubuh yang buruk adalah salah satu kebiasaan yang seringkali terjadi seiring bertambahnya usia. Kebiasaan buruk akan memberi tekanan ekstra pada punggung bagian bawah menyebabkan ketegangan otot dan berujung pada rasa nyeri.
5. Penyakit Degeneratif Lainnya
Orang yang lebih tua degenerasi diskus atau penurunan ketinggian cakram dapat menekan saraf di sekitar tulang belakang yang akhirnya menyebabkan nyeri punggung yang kronis.
6. Gaya Hidup dan Kebiasaan Sehari-Hari
Gaya hidup yang kurang aktif dan kebiasaan yang buruk selama bertahun-tahun bisa memperburuk kondisi punggung saat usia bertambah. Banyak orang yang lebih tua cenderung kurang beraktivitas fisik karena merasa lelah atau tidak nyaman.
7. Stres dan Faktor Emosional
Stres emosional juga memiliki dampak signifikan pada kesehatan fisik termasuk punggung. Ketika merasa stres tubuh secara alami akan tegang terutama di daerah punggung dan leher. Ketegangan otot akibat stres ini dapat menimbulkan rasa sakit dan seiring waktu semakin sulit untuk melepaskan ketegangan tersebut.
Jika nyeri punggung menjadi lebih intens atau berlangsung lama dan penting untuk berkonsultasi dengan dokter atau ahli terapi fisik untuk mendapatkan penanganan yang tepat. Dengan langkah-langkah yang tepat meskipun usia bertambah akan tetap dapat menjaga kualitas hidup dan mengurangi keluhan nyeri punggung.