Beberapa Hal yang Perlu Disyukuri meski Gak Mudik Lebaran

Senin 31 Mar 2025 - 14:30 WIB
Reporter : Nicko
Editor : Radian

Dimanapun kamu merayakan Idul Fitri, jangan melupakan nikmat besar yang baru saja bahkan masih dinikmati. Yaitu, pertemuanmu dengan bulan suci Ramadan yang baru berlalu serta Syawal. Ini artinya, kamu kudu mensyukuri nikmat usia.

Ramadan dan Syawal berikutnya masih lama sekali.Dirimu gak tahu apakah tahun depan masih dapat kembali berjumpa kedua bulan tersebut.

Lebih baik memperbanyak rasa syukurmu akan nikmat saat ini daripada pikiran terus melayang ke kampung halaman dan bikin sedih gak bisa mudik. Jangan lupa untuk berdoa dengan sungguh-sungguh.

Supaya tahun depan baik kamu maupun keluargamu di mana pun berada dapat kembali berpuasa serta merayakan Idul Fitri. Ingat pula bahwa pulang kampung sebenarnya bisa dilakukan kapan saja. Dirimu jangan terlalu kaku soal mudik kudu ketika Lebaran. Hingga kamu lupa mensyukuri nikmat besar telah bertemu Ramadan serta Syawal

 

5. Adaptasimu di rantau sangat bagus

Tidak semua orang mampu merayakan Lebaran di rantau. Sekalipun tempatnya merantau gak terlalu jauh dari kampung halaman dan mereka sudah sering pulang, tetap berkeras mudik Lebaran apa pun yang terjadi.

Ini bukan hanya tentang besarnya kerinduan berkumpul bersama keluarga.

Sedikit banyak ini juga menunjukkan kurangnya kemampuan beradaptasi dengan kehidupan di kota orang.

Ada rasa tidak nyaman yang sangat kuat jika mereka harus bertahan di rantau ketika Idul Fitri. Meski seharusnya mereka masih bekerja, akhirnya memilih membolos apa pun konsekuensinya nanti.

Beberapa orang sulit sekali menikmati perayaan Lebaran di rantau walaupun suasananya gak kalah meriah dengan di kampung halaman.

Apabila kamu merasa gak terlalu masalah merayakan Idul Fitri di mana saja, artinya penyesuaian dirimu bagus.

Emosimu tak terlampau melekat pada daerah tertentu termasuk tanah kelahiran. Tanpa kamu sadari, ini memudahkanmu buat mengembangkan diri di mana pun berada.

Tanah rantau bisa terasa seperti tanah kelahiran bagimu dalam waktu yang cukup singkat.Sedikit sedih karena kamu gak mudik boleh-boleh saja.

Namun, dirimu tak perlu murung terus apalagi sampai ada perasaan puasamu sia-sia. Ibadah puasamu tidak ada hubungannya dengan mudik. Puasa merupakan ibadah, sedangkan mudik Lebaran adalah tradisi.

Kalaupun kamu tak pulang kampung masih dapat video call dengan orang tua dan saudara-saudara. 

Kategori :