2. Bagi yang berniat sejak malam hari tetapi tidak melakukannya secara berurutan:
Nawaitu shauma ghadin ‘an adaa’i sunnatis Syawwal lillaahi ta‘ala.
Artinya: “Aku berniat puasa sunah Syawal esok hari karena Allah SWT.”
3. Bagi yang lupa membaca niat pada malam hari sebelumnya:
Nawaitu shauma hadzal yaumi ‘an adaa’i sunnatis Syawwaal lillaahi ta‘ala.
Artinya: “Aku berniat puasa sunah Syawal hari ini karena Allah SWT.”
Demikian penjelasan mengenai keutamaan dan niat puasa Syawal yang dapat dijadikan pedoman. Semoga bermanfaat!
Kategori :