Ternyata Ini Penyebab Nasi di Rice Cooker Cepat Kuning dan Bau

Ilustrasi Net--
3. Penggunaan Air yang Tidak Sesuai
Tidak sedikit yang tidak sadar, bahwa ternyata takaran air saat memasak nasi juga memengaruhi ketahanan nasi. Apabila air yang digunakan terlalu banyak, nasi akan terlalu lembek, sehingga lebih mudah basi dan berbau.
Sebaliknya, jika terlalu sedikit air, nasi bisa cepat kering dan kehilangan rasa alaminya, membuatnya lebih mudah terkontaminasi. Bukan cuma itu, air mentah yang kurang bersih juga dapat membawa bakteri ke dalam nasi.
4. Rice Cooker Sudah Terlalu Lama
Rice cooker yang usianya sudah tua atau sering digunakan tanpa perawatan biasanya menunjukkan tanda-tanda kerusakan, seperti lapisan anti lengket yang mengelupas.
Lapisan ini bukan hanya membuat nasi menempel, tapi juga mencampurkan serpihan logam ke dalam nasi. Hal ini memengaruhi warna dan rasa nasi, membuatnya lebih cepat kuning dan berbau.
Tak hanya itu, komponen rice cooker yang sudah aus sering kali tidak memanaskan nasi secara merata. Alhasil, bagian nasi yang tidak terkena panas optimal | lebih mudah basi.
5. Nasi Dibiarkan Terlalu Lama di Mode
Hangat Fitur "keep warm" memang sangat membantu untuk menjaga nasi tetap hangat. Namun, jika nasi dibiarkan terlalu lama di mode ini, panasnya justru membuat nasi kehilangan kelembapan alami.
Akibatnya, warna nasi berubah menjadi kuning dan mulai mengeluarkan bau tak sedap. Selain itu, suhu hangat yang konstan juga menjadi tempat yang ideal bagi bakteri untuk berkembang, terutama jika nasi sudah lebih dari 12 jam di rice cooker.
Jika nasi tidak habis dalam waktu beberapa jam, sebaiknya simpan sisa nasi di dalam wadah kedap udara, lalu masukkan ke dalam kulkas. Ketika ingin mengonsumsinya kembali, kamu bisa memanaskan nasi tersebut menggunakan microwave atau mengukusnya agar tetap terasa segar.