Pesan Jokowi ke Muslimat NU pada Pemilu 2024, Jangan Gara-gara Beda Pilihan Kita Saling Menghujat

Sambutan Jokowi-Ist-

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) berpesan kepada muslimat Nadhatul Ulama (NU) untuk saling menjaga persatuan dan kerukunan jelang Pemilu 2024.

Hal ini disampaikan Jokowi saat memberikan sambutan di acara peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-78 Muslimat NU yang digelar di Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta pada Sabtu, 20 Januari 2024.

"Sebentar lagi kita akan pemilu, pemilihan presiden dan legislatif.

Proses ini sangat penting dan menentukan, tetapi kita tidak ingin gara-gara pemilu, gara-gara beda pilihan dan pendapat, kita lalu saling menghujat.

BACA JUGA:Pemilu Harus Dikawal Bersama

BACA JUGA:Konten Hoaks di Pemilu 2024 Turun, Dibanding 2019

Kita tidak boleh saling menghina, saling menjelekkan," imbuh Jokowi.

"Sesama tetangga tidak saling sapa, tidak boleh.

Sesama ibu pengajian tidak saling bicara, tidak boleh. Sesama warga saling berkelahi, juga tidak boleh," kata dia.

Jokowi meminta agar ibu-ibu tidak mau diadu domba meski pilihan pada pemilu berbeda.

Menurut Jokowi itu adalah modal utama menjaga keutuhan bangsa.

"Jangan mau kita dipecah belah seperti itu setuju ibu-ibu, setuju? karena apa karena yang lebih penting dari itu semua adalah keutuhan bangsa persatuan bangsa," tegas Jokowi.

Tag
Share