Bicara dengan Diri Sendiri Bisa Sembuhkan Luka Batin ? Ini Penjelasan Psikolog !
IST Self Talk--
BACAKORANCURUP.COM - Berbicara dengan diri sendiri sering kali dianggap aneh dan bahkan memunculkan stigma negatif. Tak jarang, orang yang melakukannya dicap mengalami gangguan kejiwaan. Padahal, kebiasaan ini yang disebut self-talk, yang ternyata memiliki manfaat besar dalam menjaga dan memperkuat kesehatan mental.
Kebiasaan bercakap-cakap dengan diri sendiri sebenarnya sudah muncul sejak masa kanak-kanak. Banyak anak kecil terlihat berbicara sendiri saat bermain boneka, membayangkan petualangan, atau meniru percakapan orang dewasa.
Meskipun tampak seperti imajinasi polos, perilaku ini perlahan berkembang menjadi mekanisme alami untuk memahami emosi, meredakan stres, hingga memotivasi diri.
Grace Lautman, seorang konselor kesehatan mental, mengungkapkan bahwa self-talk bisa menjadi alat penting untuk membangun hubungan yang lebih sehat dengan diri sendiri.
BACA JUGA:Biar Nggak Asal Lari ! Ini Cara Membaca dan Menghitung Pace yang Benar
BACA JUGA:Bukan Sekadar Waktu, Inilah Esensi Quality Time di Zaman Serba Digital !
“Sejak kecil, kita menyerap suara dan reaksi dari orang-orang di sekitar kita, terutama pengasuh. Suara-suara itu, baik yang menenangkan maupun yang mengkritik, bisa menjadi bagian dari suara batin yang terus hidup dalam pikiran kita,” jelas Lautman dalam wawancara bersama Real Simple.
Sayangnya, banyak dari kita tumbuh dalam lingkungan yang tidak selalu suportif. Akibatnya, suara internal kita pun sering kali menjadi terlalu kritis. Di sinilah self-talk hadir sebagai cara untuk menyembuhkan, menenangkan, dan menyemangati diri sendiri.
Berikut manfaat self-talk bagi kesehatan mental :
1. Membangun Kepercayaan Diri dan Harga Diri
Self-talk dapat menjadi pengingat bahwa Anda adalah pemegang kendali atas hidup Anda sendiri. Dengan berbicara kepada diri sendiri secara positif, Anda sedang memperkuat keyakinan bahwa Anda mampu menghadapi berbagai tantangan.
“Ucapan-ucapan positif kepada diri sendiri bisa menjadi bentuk pengasuhan yang dulu mungkin tidak didapatkan. Ini membantu membentuk rasa percaya diri yang lebih stabil,” terang Lautman.
BACA JUGA:Mimpi Buruk di Malam Hari ? Waspadai Efek Makanan Ini Sebelum Tidur !
BACA JUGA:Benarkah Madu Bisa Awet Selamanya ? Ini Jawaban Ilmuwan
2. Mengatur dan Menenangkan Emosi
Tidak ada batasan usia untuk mengalami ledakan emosi. Anak-anak, remaja, hingga orang dewasa sekalipun bisa mengalami kesulitan dalam mengatur emosi. Self-talk membantu menciptakan ruang aman secara mental, semacam tempat berlindung bagi sistem saraf saat Anda merasa kewalahan, cemas, atau takut.