Tips Mengatasi Kamar Mandi yang Pengap Tanpa Ventilasi

Ilustrasi Net--
Kelembapan yang tinggi seringkali memicu pertumbuhan jamur dan lumut di dinding kamar mandi. Untuk mencegah hal ini, pastikan Anda menggunakan cat dinding yang tahan terhadap jamur dan kelembapan. Cat anti jamur tidak hanya akan melindungi dinding dari kerusakan, tetapi juga membuat kamar mandi lebih higienis dan nyaman.
5. Manfaatkan Pintu dan Jendela
Jika memungkinkan, manfaatkan pintu atau jendela kamar mandi sebagai jalur untuk sirkulasi udara. Bahkan jika ruangan tersebut tidak memiliki ventilasi khusus, membuka pintu atau jendela dapat membantu meningkatkan aliran udara dan mengurangi rasa pengap. Pastikan Anda membuka pintu setelah mandi agar udara lembap dapat keluar.
6. Gunakan Penyerap Kelembapan
Jika Anda tidak ingin menggunakan alat dehumidifier, Anda bisa mencoba menggunakan penyerap kelembapan alami seperti silika gel, bubuk kopi, atau arang. Tempatkan beberapa kantong kecil berisi bahan penyerap kelembapan ini di beberapa sudut kamar mandi untuk menyerap uap air.
7. Pilih Desain Kamar Mandi yang Terbuka
Untuk menciptakan sirkulasi udara yang lebih baik, Anda bisa mempertimbangkan desain kamar mandi yang lebih terbuka, seperti tanpa pintu atau dengan partisi kaca yang dapat memfasilitasi pergerakan udara. Konsep kamar mandi terbuka juga membuat ruangan lebih terang dan terkesan lebih luas.
8. Bersihkan Secara Rutin
Kelembapan yang tinggi di kamar mandi dapat menyebabkan penumpukan kotoran, jamur, atau lumut. Pastikan Anda membersihkan kamar mandi secara rutin, terutama di area yang mudah lembap seperti shower atau bak mandi. Gunakan pembersih khusus untuk menghilangkan jamur dan noda air pada dinding atau lantai kamar mandi.
9. Manfaatkan Tanaman Hias