Puasa Syawal vs Qadha Ramadan, Mana yang Harus Didahulukan ? Ustaz Abdul Somad Beri Penjelasan

Kamis 03 Apr 2025 - 12:30 WIB
Reporter : Lola
Editor : Radian

BACAKORANCURUP.COM - Setelah merayakan Idulfitri, banyak umat Muslim melanjutkan ibadah dengan menjalankan puasa Syawal, yakni puasa sunnah selama enam hari di bulan Syawal.

Puasa ini memiliki keutamaan luar biasa, di antaranya disebut setara dengan berpuasa sepanjang tahun jika digabungkan dengan puasa Ramadan.

Namun, ada pertanyaan yang kerap muncul, "Bagaimana jika seseorang masih memiliki utang puasa Ramadan ? Apakah harus membayar utang puasa terlebih dahulu atau boleh langsung menjalankan puasa Syawal ?

Untuk menjawab hal ini, Ustaz Abdul Somad (UAS) memberikan penjelasan dalam sebuah video yang diunggah di kanal YouTube Taman Surga Net pada 14 Juni 2018.

BACA JUGA:Ini Keutamaan Puasa Syawal yang Sedikit Orang Tahu!

BACA JUGA:Kapan Puasa Syawal Bisa Dimulai oleh Muslim? Berikut Penjelasannya

Menurut Ustaz Abdul Somad, prioritas utama bagi seseorang yang masih memiliki utang puasa adalah mengqadha (mengganti) puasa Ramadan terlebih dahulu.

 

Ibu-ibu yang masih memiliki utang puasa selama 7 hari, sebaiknya menyelesaikan kewajiban tersebut terlebih dahulu sebelum menjalankan puasa sunnah Syawal selama 6 hari," terang Ustaz Abdul Somad.

 

Dengan kata lain, seseorang yang masih memiliki kewajiban qadha puasa tidak boleh mengesampingkannya demi menjalankan puasa sunnah Syawal.

Bagi mereka yang merasa berat menjalankan qadha puasa dan puasa sunnah Syawal secara berturut-turut, UAS memberikan solusi lain. Ia menyebut bahwa seseorang tetap bisa mendapatkan keutamaan puasa Syawal meskipun hanya melakukan qadha puasa di bulan tersebut.

"Jika ibu-ibu merasa berat untuk mengqadha puasa sekaligus menjalankan puasa sunnah Syawal, maka cukup mengganti utang puasa di bulan Syawal. Dengan begitu, puasa qadha yang dilakukan tetap berada dalam waktu yang dianjurkan," jelasnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa meskipun niat yang diucapkan adalah untuk qadha, pahala puasa Syawal tetap bisa didapatkan secara otomatis.

"Cukup dengan satu niat, yaitu ‘Saya berniat puasa qadha besok hari karena Allah Ta’ala,’" tambahnya.

Kategori :