Deretan Negara Ini Memiliki Tingkat Pengangguran yang Tinggi, Bagaimana dengan Indonesina ?

IST Sudan, negara dengan tingkat pengangguran tertinggi di dunia pada awal 2025--
4. Armenia
Armenia telah menghadapi masalah pengangguran tinggi selama beberapa dekade, dengan angka mencapai 13,5%. Kondisi ini memaksa ratusan ribu penduduknya bermigrasi ke negara-negara seperti Rusia dan Amerika Serikat untuk mencari pekerjaan. Dengan populasi kurang dari 3 juta jiwa, tingginya angka pengangguran menjadi tantangan besar bagi perekonomian Armenia.
5. Bosnia dan Herzegovina
Bosnia dan Herzegovina mencatat tingkat pengangguran sebesar 13,2%. Ketidaksesuaian antara kebutuhan pasar kerja dan ketersediaan tenaga kerja, terbatasnya lapangan pekerjaan, serta lemahnya kapasitas lembaga ketenagakerjaan menjadi penyebab utama tingginya angka pengangguran di negara ini.
Di Indonesia sendiri meskipun tingkat pengangguran relatif lebih rendah dibandingkan negara-negara sebelumnya, jumlah pengangguran masih cukup signifikan. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) pada Agustus 2024, tercatat sebanyak 7,47 juta orang menganggur.
Namun, angka ini menunjukkan penurunan dibandingkan periode Agustus 2023, dengan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) menurun dari 5,32% menjadi 4,91%.
BPS juga mencatat perbaikan dalam jumlah pekerja penuh waktu, paruh waktu, dan setengah pengangguran.
Meski demikian, sejumlah provinsi memiliki tingkat pengangguran yang lebih tinggi dibandingkan rata-rata nasional, seperti Jawa Barat (6,75%), Banten (6,68%), Papua (6,68%), dan Papua Barat Daya (6,48%).
Tingginya tingkat pengangguran di beberapa negara menunjukkan kompleksitas tantangan yang dihadapi, mulai dari masalah pendidikan, ketimpangan gender, hingga kurangnya peluang kerja. Data ini menjadi pengingat pentingnya kolaborasi antara pemerintah, institusi pendidikan, dan sektor swasta untuk menciptakan solusi yang berkelanjutan dalam mengatasi pengangguran.