Indonesia Kirim Bantuan Material ke Myanmar

Ist Puluhan personil mengangkut peralatan, bantuan permakanan, logistik, dan obat-obatna ke pesawat Kargo sebelum diangkut ke Myanmar.--
BACAKORANCURUP.COM - Pemerintah Republik Indonesia resmi mengirimkan bantuan kemanusiaan untuk Myanmar pada Kamis, 3 April 2025.
Bantuan ini untuk meringankan rakyat Myanmar pasca dilanda gempa bumi dengan magnitudo M7,7 pada 28 Maret 2025 lalu.
Adapun total bantuan yang dikirimkan tersebut seberat 124 ton atau senilai 1,2 juta USD.
Bantuan kemanusiaan yang dikirimkan dilepas secara resmi oleh Menteri Luar Negeri Sugiono didampingi oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Pratikno, Kepala BNPB Letjen TNI Dr. Suharyanto, Kepala Basarnas, Menteri Kesehatan, Kementerian Pertahanan, Kementerian Pertanian, Ketua PMI dan sejumlah perwakilan kementerian/lembaga lainnya.
Menteri Luar Negeri Sugiono mengatakan, bantuan yang dikirimkan sebagian besar merupakan logistik dan perlatan yang dibutuhkan oleh pemerintah maupun masyarakat Myanmar yang terdampak. Antara lain adalah shelter, alat kesehatan, hingga obat-obatan.
“Kami mengirimkan sebagian besar dari bantuan tersebut sesuai apa yang mereka (Myanmar,Red) butuhkan berdasarkan hasil rapat bersama Kementerian Luar Negeri negara-negara ASEAN beberapa waktu lalu,” terang Sugiono di hadapan delegasi saat Apel Pelepasan di Base Ops Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta.
Hingga saat ini, jumlah korban jiwa dan kerusakan di Myanmar masih terus mengalami perubahan. Laporan terbaru dari State Administration Council (SAC) menyebut bahwa korban meninggal dunia telah mencapai 3.085 orang. Sementara 4.715 orang lainnya terluka. Kemudian 341 orang dilaporkan masih hilang.
Kendati demikian, Sugiono mengatakan belum ada laporan adanya Warga Negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban.
BACA JUGA:Jurnalis Asing Wajib Miliki Surat Keterangan Polisi, Ini Penjelasan Polri
BACA JUGA:Kemendagri Tegaskan PNS Harus Tepat Waktu pada Hari Pertama Kerja Usai Cuti Lebaran
“Berdasarkan laporan dan pantauan dari KBRI di Myanmar belum ada laporan adanya WNI yang menjadi korban, kami berharap seluruh WNI di sana dalam kondisi baik,” harap Sugiono.
Pengiriman bantuan kemanusiaan pada Kamis ini merupakan pengiriman bantuan tahap ketiga dari Pemerintah Indonesia. Sebelumnya, telah dikirimkan bantuan personel dari INASAR untuk membantu melaksanakan penanganan darurat pada Selasa, 1 April 2025.
Kepala BNPB Letjen TNI Dr. Suharyanto mengatakan, pengiriman bantuan yang merupakan tahap ketiga ini menggunakan dua pesawat. Yakni pesawat cargo dan Garuda Indonesia.
Adapun rincian bantuan senilai 20 miliar Rupiah ini antara lain meliputi makanan siap saji, alat kesehatan, hygiene kit, obat-obatan, selimut, velbed, kasur lipat, tenda pengungsi, toilet portable, hingga peralatan dapur umum.