Ikuti Trik Mencuci Ini Kalau Tidak Mau Bajumu Bau Apek Saat Musim Hujan

IST Pakaian yang tidak kering saat musim hujan biasanya memiliki bau yang apek--
BACAKORANCURUP.COM - Musim hujan masih berlangsung di banyak daerah di Indonesia. Salah satu kekhawatiran saat hujan adalah pakaian yang dijemur, sehingga banyak orang memilih menjemurnya di dalam rumah.
Namun, meski solusi ini mengatasi masalah pakaian basah, ada risiko lain seperti pakaian yang menjadi lembab dan berbau apek.
Kelembaban yang tertinggal bisa menyebabkan pertumbuhan jamur dan bakteri, yang menghasilkan bau tidak sedap, meski pakaian sudah digosok dan disimpan di lemari.
Meskipun pakaian tampak kering, kelembaban yang tersisa dapat membuat bau apek tetap bertahan.
Namun, para ahli menyebutkan ada beberapa trik agar pakaian tetap wangi dan bebas bau apek, sebagai berikut.
BACA JUGA:Makan Bergizi Gratis Rp10 Ribu Per Porsi, Diklaim Tetap Berkualitas
BACA JUGA:Golkar Akan Tampung Jokowi Jika Minat Bergabung
1. Penggunaan dehumidifer
Gunakan dehumidifier untuk mengatasi kelembapan yang menyebabkan pakaian berbau apak.
Ventilasi yang buruk adalah penyebab utama, dan dehumidifier membantu mengurangi kelembapan agar cucian cepat kering serta mencegah jamur yang berdampak buruk bagi kesehatan.
Pilih dehumidifier sesuai ukuran ruangan dan anggaran agar tidak sering mengosongkan wadah air. Jika tidak ada dehumidifier, buka jendela untuk meningkatkan ventilasi dan mencegah uap air menumpuk di dalam ruangan.
2. Kurangi muatan cucian, apabila mencuci menggunakan mesin cuci
Dengan meningkatnya biaya energi, anda mungkin ingin mencuci semua pakaian sekaligus. Namun, mesin cuci yang terlalu penuh dapat mengurangi efisiensi pembersihan, menyebabkan bau lembap, dan memperlambat proses pengeringan. Pastikan untuk tidak melebihi kapasitas mesin cuci yang disarankan.