Muslim Mesti Hati-hati, Mengkonsumsi Makanan Ini Terlalu Banyak saat Lebaran Justru Bahayakan Kesehatan

Ilustrasi Net--
BACAKORANCURUP.COM - Lebaran merupakan momen penuh kebahagiaan bagi umat Muslim di seluruh dunia.
Selain menjadi kesempatan untuk mempererat silaturahmi, perayaan ini juga identik dengan aneka hidangan khas yang menggugah selera.
Namun, konsumsi makanan dalam jumlah berlebihan selama Lebaran dapat berdampak negatif pada kesehatan.
Para pakar gizi dan kesehatan mengingatkan pentingnya memilih makanan dengan bijak agar tidak menimbulkan masalah kesehatan setelah perayaan.
Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Nutritional Health pada 2024 mengungkapkan bahwa konsumsi berlebihan makanan berlemak, tinggi gula, dan kalori selama Lebaran dapat memengaruhi metabolisme tubuh serta meningkatkan risiko berbagai gangguan kesehatan seperti obesitas, kolesterol tinggi, dan masalah pencernaan.
BACA JUGA:Yuk Manfaatkan Transaksi Melalui Mobile Banking Bank Bengkulu
BACA JUGA:Puasa Syawal vs Qadha Ramadan, Mana yang Harus Didahulukan ? Ustaz Abdul Somad Beri Penjelasan
Ahli gizi klinis menjelaskan bahwa makanan khas Lebaran, seperti ketupat, opor ayam, rendang, dan kue-kue manis, umumnya mengandung kadar lemak dan gula yang cukup tinggi. Jika dikonsumsi dalam jumlah berlebihan, makanan tersebut dapat menyebabkan lonjakan gula darah yang tidak sehat dan meningkatkan beban kerja organ tubuh.
Selain itu, riset yang diterbitkan dalam British Medical Journal pada 2023 menunjukkan bahwa pola makan yang kurang sehat selama hari raya—yang didominasi makanan berat dan manis—dapat meningkatkan risiko gangguan pencernaan, seperti naiknya asam lambung dan perut kembung.
Dr. Arief Wijaya, seorang gastroenterologis, menambahkan bahwa konsumsi makanan tinggi lemak dan gula dapat memperparah gangguan pencernaan bagi sebagian orang.
Untuk menjaga kesehatan selama Lebaran, para ahli merekomendasikan beberapa langkah berikut:
1. Mengontrol Porsi Makan
Hindari makan berlebihan dengan membatasi porsi makanan. Mengonsumsi makanan dalam jumlah kecil tetapi lebih sering dapat membantu menjaga kestabilan kadar gula darah.