Alasan Gak Perlu Berjanji Muluk pada Pasangan

Alasan Gak Perlu Berjanji Muluk pada Pasangan --
BACAKORANCURUP.COM - Saat menjalin hubungan salah satu hal yang seringkali didengar adalah janji-janji manis. Janji-janji dapat memberi harapan dan menunjukkan komitmen.
Meskipun janji itu terlihat menyenangkan di awal ada beberapa alasan mengapa berjanji berlebihan bisa berisiko.
Terlalu sering kita mendengar tentang janji muluk yang terkadang justru membuat kecewa.
Berikut ini beberapa alasan kenapa sebenarnya kita tidak perlu berjanji muluk pada pasangan meskipun niatnya baik.
1. Janji yang Terlalu Besar Bisa Menjadi Beban
Saat seseorang memberikan janji besar kepada pasangannya mungkin akan membuat pasangannya merasa bersemangat atau ingin menunjukkan seberapa besar kita mencintainya. Janji muluk sering kali memberikan beban yang lebih besar di masa depan. Jika kenyataan yang dihadapi tidak sesuai dengan apa yang dijanjikan perasaan kecewa akan lebih dalam. Pasangan kita mungkin merasa dikhianati atau akan merasa tidak dihargai karena janji yang tidak terpenuhi.
BACA JUGA:Inilah Sederetan Selebriti Tanah Air yang Dilantik sebagai Kepala Daerah oleh Presiden Prabowo
BACA JUGA:Negara dengan Upah Minimum Terendah di Dunia pada 2025, Ada Indonesia
2. Kehidupan Tidak Selalu Sesuai Rencana
Tak ada yang dapat memprediksi masa depan dengan sempurna. Kehidupan memang penuh dengan ketidakpastian, perubahan dan tantangan yang bisa datang kapan saja. Berjanji tentang hal-hal yang sangat besar bisa terasa sulit untuk dipenuhi. Meskipun niatnya untuk memberikan jaminan rasa aman, kenyataannya semua memiliki keterbatasan. Hal ini dapat memicu perasaan tertekan jika janji tersebut tidak bisa tepati.
3. Kualitas Hubungan Lebih Penting Daripada Janji
Daripada fokus pada janji-janji besar lebih baik fokus pada kualitas hubungan itu sendiri. Hal-hal kecil seperti komunikasi yang terbuka, saling mendukung dan menghargai satu sama lain lebih bermanfaat daripada janji yang mungkin tidak dapat ditepati. Hubungan yang sehat dan bahagia tidak selalu dibangun dari janji akan tetapi dari tindakan nyata yang dilakukan setiap hari.